Welcome

Proses PEMBARETAN Madya Praja Ankatan XXV IPDN Jatinagor

jalan juang adalah bagian dari proses pembaretan yang dilaksanakan pada hari ke-2(2/3).

PL I Muda Praja Di Ciwidey, Kabupaten Bandung

pada saat akhir pekan kami menenangkan pikiran serta mencari pengalaman di situ patenggang salah satu tempat wisata di kabupaten bandung .

belajar bermain musik Angklungg ke Saung Mang Udjo di kota Bandung

Saung Angklung Udjo (SAU) adalah suatu tempat yang merupakan tempat pertunjukan, pusat kerajinan tangan dari bambu, dan workshop instrumen musik dari bambu. Selain itu, SAU mempunyai tujuan sebagai laboratorium kependidikan dan pusat belajar untuk memelihara kebudayaan Sunda dan khususnya angklung.

+- kurang 1330 dpl (Pelaksanaan Apel Pelantikan Fungsionaris IPDN Sulawesi Utara 2016)

mengapa dilaksankan di tempat yang tinggi? Karena seorang pemimipin harus bisa melihat kebawah melihat apa yang dipimpinya

Kampus Pusat IPDN di Jatinagor, Jawa Barat

Gerbang Utama IPDN (PKD)berbentuk kerucut yang dibelah menjadi 4 bagian. Di tengah- tengah bangunan ini terdapat patung praja dan wanita praja. Bangunan berbentuk kerucut ini melambangkan gunung yang di dalamnya terdapat kawah panas yang membara, menggambarkan layaknya legenda ramayana Gatutkaca yang pernah digodok dalam kawah candradimuka hingga melahirkan sosok ksatria yang kuat, berjiwa besar, berpegang teguh pada prinsip, menolong sesama, dan berani membela kebenaran.

Monday, 12 November 2012

Lagi -lagi Angin Puting Beliung Terjang Desa Tanjung Pering


Dalam waktu hampir bersamaan, sedikitnya 5 atap rumah dan sekolah betrerbangan di Desa Tanjung Pering Kec Indralaya Utara akibat diterjang angin puting beliung. Hujan lebat disertai angin kencang itu terjadi hanya sekejap,
Awan hitam mulai nampak sejak Pukul 16.00 WIB Minggu (4 Nov 2012), selang beberapa menit kemudian hujan disertai angin kencang turun hampir merata di Wilayah Indralaya Utara. Dari 5 atap rumah yang roboh akibat terjangan angin puting beliung itu terdapat di dekat SMA Negeri 1 Indralaya Utara.

Angin yang diperkirakan dari arah timur ke barat itu kemudian mengamuk di sekitar Tanjung Pering. Sekitar pukul 16.30WIB beberapa ata p beterbangandiantaranya ada disekitar sekolah yakni Atap Kantin dan Atap Asrama SMA Negeri 1 Unggulan Indralaya Utara.

Ustd.Jaelani  Kepala Asrama SMA Negeri 1 Unggulan Indralaya Utara kepada Ultra jurnalistik mengatakan, “sebelum hujan deras turun terjadi angin kencang kuranglebih sekitar 15 menit an diiringi suara angin yang keras banget” katanya sambil melihat keadaan Asrama SMA Negeri 1 Indralaya Utara yang beberapa atapnya rusak terkena angin kencang. 

SMA Negeri 1 Unggulan Indralaya Utara Terapkan Mid Semester Online


INDRALAYA, 
SMA Negeri 1 Unggulan Indralaya Utara Kabupaten Ogan ilir Sumsel  di tahun pelajaran 2012/2013 menerapkan Ujian secara Online, Pelaksanaan ujian secara online diawali dari Mid Semester, Senin (22/10/12), di hari ke Tujuh  ada 4 mata pelajaran yang diujikan di Mid Semester Online yakni Sejarah, PAI, Geografi dan Sosiologi.
“Sejauh ini yang kami pantau pelaksanaan Mid Semester Online selama Tujuh hari ini berjalan lancar. Saya memantau langsung ke kelas-kelas, saya pantau pelaksanaan ini berjalan lancar. Kami mengapresiasi pelaksanaan Mid Semeter Online ini, Ujian Online ini sebagai bukti penerapan ICT di SMA Negeri 1 Indralaya Utara makin dirasakan ” kata Plh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Indralaya Utara Drs. Jumadi Kardi, M.SI.
Sesuai jadwal dari Wakasek Kurikulum pelaksanaan Mid Semester Online ini dilaksanakan 7 hari mulai dari tanggal 15 – 22 Oktober 2012.
Menurut Jumadi Kardi, Pelaksanaan Ujian Online ini akan menjadi agenda sekolah dalam mewujudkan Sekolah yang mengimplementasikan ICT dalam proses pembelajaran.
M Firdaus, S.Si, Wakasek Kurikulum mengatakan penerapan Ujian MID Online ini bertujuan untuk meningkat kualitas belajar mengajar di SMA Negeri 1 Indralaya Utara.
Pelaksanaan Mid Semeter ini menggunakan jaringan internet, Sebelum pelaksanaan Ujian Online ini Sekolah sudah menerapakan E-learning dalam pembelajaranya sehingga kendala akses internet sudah diantisipasi sebelumnya.
Iwan Hermana, S.Pd Kordinator Pusat Sumber Belajar menambahkan Walaupun Pelaksanaan Mid Semester secara online ini dilaksanakan untuk yang pertamakali ternyata berjalan lancar, hal ini dikarenakan persiapan soal dan maintance disiapkan sebelumnya dengan cukup matang.

Manfaatkan Telecamera untuk Belajar




INDRALAYA, SMA Negeri 1 Unggulan Indralaya Utara bekerjasama dengan profider smartfren untuk memberikan kemudahan mengenai pelayanan pendidikan. Smatrfren berencana akan menempatkan satu buah mobile tower yang ditempatkan di sekolah tersebut, untuk mendukung kelancaran proses belajar mengajar.
Sebab, proses belajar mengajar di sekolah itu sudah berbasis internet. Hampir seratus persen, siswa yang terdaftar menggunakan laptop dan jaringan internet.
"Sebagai provider yang peduli pendidikan, kami mendukung sekolah dengan menyediakan sinyal internet yang baik" kata Brand Activiation Smartfren Manager Regional Sumbangsel, Fakrurrozi ketika meninjau proses belajar mengajar dikelas, Selasa(7/11)
Selain akan menempatkan sebuah mobile tower di sekolah untuk meningkatkan daya dan kapasitas sinyal internet, Smartfren juga memiliki rencana mengadakan proses belajar telecamera.
"Jadi, ketika kita mengundang seorang pengajar, tidak harus datang langsung kesini, mereka bisa saling interaksi dengan semacam video" Katanya lagi.
Namun demikian, untuk saat ini pihaknya sudah memfokuskan dan meningkatkan sinyal smartfren di sekolah tersebut.
Wakil Kepala Sekolah Bidang kurikulum SMA Negeri 1 Indralaya Utara, Firdaus mengatakan, sekolah tersebut sudah mempraktekkan ujiad mid sistem online. kedepan, dengan adanya kerjasama dengan provider Smartfren akan semakin memudahkan proses belajar mengajar.
"Hampir 100%, siswa menggunakan laptop dan internet dalam belajar. Mid semester sudah diterapkan ujian bersistem online, ke depan semester juga akan diterapkan. Konsep ini, baru pertama kali di Sumsel, " katanya.
 
Sumber : TRIBUN SUMSEL 7 November 2012

Siswa SMAN 1 Unggulan Indralaya Utara Sambut Kedatangan Peserta Pertukaran Pelajar dari Yogyakarta


INDRALAYA UTARA
- Siswa-siswi SMA Negeri 1 Unggulan Indralaya Utara menyambut  sebanyak 5 pelajar dari yogyakarta yang menjadi peserta pertukaran pelajar yang ditempat di SMA Negeri 1 Unggulan Indralaya  Utara. Para peserta pertukaran pelajar jogja ini akan belajar di sekolah ini selama 2 Minggu dari 7 November – 20 November 2012. Peserta Pertukaran  Pelajar ini juga akan tinggal bersama orang tua asuh selama dua minggu.
 Drs. Jumadi Kardi, M.Si Plt Kepala Sekolah dalam acara penyambutan mengatakan,” Para peserta ini akan belajar di kita di sekolah ini, mengenai budaya yang ada di Ogan Ilir dan kita juga akan banyak belajar dari kawan-kawan kita dari Yogyakarta ini” Kamis (9/11/2012).   Acara penyambutan ini berlangsung cukup hangat penuh keakraban,  para siswa SMA Negeri 1 Unggulan Indralaya Utara sangat antusias mengikuti acara penyambutan ini.
 Sebagaimana Informasi yang diterima Tim Ultra Jurnalistik, Tujuan dari pertukaran pelajar ini mengenalkan keanekaragaman dan adat istiadat di Indonesia terutama yang ada di Kabupaten Ogan Ilir. Kedepan diharapkan rasa nasionalisme dan rasa persatuan dan kesatuan antar pelajar semakin terasah.
Di acara penyambutan ini, Para peserta pertukaran pelajar ini memperkenalkan diri  dan mengungkapkan kesan pertama berada di kabupaten Ogan Ilir, Aditya Novianto siswa kelas XI SMA Negeri 2 Yogyakarta mengungkapkan kesan yang dirasakannya “ Ini pengalaman pertama saya tinggal di rumah yang dindingnya kayu atau tinggal di rumah kayu khas kabupaten Ogan Ilir”
 Haris Imam K siswa kelas XI SMAN 11 Yogyakarta menambahkann “ suasana disini sangat berbeda dengan di yogyakarta, disini bisa bebas memandangi kebo-kebo yang bebas berkeliaran, kalau di jogja agak susah liat kebo karena disitu kebonya dikandangi”
 Selain Aditya dan Haris ada  3 kawan lainya yang ditempat di SMA Negeri 1 Unggulan Indrlaya Utara,  Zoeys Zamharin siswi SMAN 3 Yogyakarta, Satria Adhi Pamarta Siswa SMAN 10 Yogyakarta dan Laksatya Wirawan siswa SMAN 1 Yogyakarta.

Profil SMAN 1 INDRALAYA UTARA "SMAN 1 ULTRA"



  
       Sman 1 Indralaya Utara atau biasa dikenal dengan sebutan Sman 1 Ultra ialah Sma yang memiliki karakter Sekolah Model di seluruh Sma se Indonesia, untuk lebih mengenal tentang Profil Sekolah Sma Negeri 1 Sma Negeri 1 Indralaya Utara silahkan baca informasi dibawah ini!
Visi dan Misi

VISI

“Mewujudkan warga SMAN 1 Indralaya Utara menjadi, Unggul, Luhur, Taqwa, Rasional dan Amanah (ULTRA)”.
Indikator Visi :
1)      Unggul ( Sehat, Menguasai Iptek, Cakap, Kreaktif dan Mandiri )
2)      Luhur ( Berbudi pekerti sesuai dengan budaya bangsa )
3)      Taqwa ( Taat melaksanakan perintah dan menjauhi larangan agama )
4)      Rasional ( Bersikap dan bertindak berdasarkan pertimbangan ilmiah )
5)      Amanah ( Melestarikan lingkungan hidup dan budaya bangsa serta cinta terhadap tanah air, bangsa dan negara )


MISI
1)      Memberikan pembelajaran dan pembinaan serta bimbingan jasmani dan rohani yang intensif agar siswa
         menjadi insan yang sehat, menguasai Iptek, cakap, kreaktif dan mandiri.
2)      Menumbuhkan penghayatan terhadap nilai, norma dan budaya bangsa sebagai sumber keluhuran      
         budi pekerti siswa.
3)      Menumbuhkan penghayatan dan pengamalan terhadap ajaran agama dalam segala aspek kehidupan agar
         siswa menjadi insane yang taat melaksanakan perintah dan menjauhi larangan agama.
4)      Mendidik, membimbing dan melatih siswa berpikir rasional melalui kegiatan akademis maupun non
         akademis.
5)      Mengintensifkan kegiatan yang dapat menumbuhkembangkan rasa cinta terhadap tanah air, bangsa dan
          negara serta melestarikan lingkungan hidup dan budaya bangsa.
Alamat sekolah

Alamat sekolah ini berada di daerah Palembang tepatnya di wilayah Kab. Ogan Ilir dan untuk alamat pasti sekolah ini yaitu Jl Persirah Matnang, Desa Tanjung Pering, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Kode pos 30662 Tlp (0711)7083804.
Ektrakurikuler

Kualitas tamatan sekolah kejuruan dituntut untuk memenuhi standar kompetensi dunia kerja. Salah satunya, selain mampu menguasai materi pelajaran, siswa harus dapat berinteraksi dan aktif dalam hubungan sosial.
Kegiatan ekstrakurikuler merupakan salah satu alat pengenalan siswa pada hubungan sosial. Di dalamnya terdapat pendidikan pengenalan diri dan pengembangan kemampuan selain pemahaman materi pelajaran.
Berangkat dari pemikiran tersebut, di SMA Negeri Satu Indralaya Utara  diselenggarakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler.
Selain OSIS sebagai induk kegiatan ektrakurikuler di sekolah, kegiatan ektrakurikuler lainnya adalah:
Pramuka
Paskibra
Marching Band
Palang Merah Remaja (PMR)
Patroli Keamanan Sekolah (PKS)
Olahraga (Bola Voli, Bola Basket, Karate, Tenis Meja, Tenis Lapangan)
Kerohanian / ROHIS(Rohani Islam)
Koperasi Sekolah (Kopsis) .
Prestasi Sekolah

Juara 2 ulangan yang bertaraf ICT
Juara 1 Karya Ilmiah Remaja Tingkat Provinsi Tahun 2012.
Juara III lomba Pramuka Tahun 2011
Juara 2 lomba Website Sekolah se-Provinsi 
Dll

oh iya artikel ini dibuat pada tahun 2012 dan juga tentang Prestasi Sekolah itu hanya sebagian kecil yang diraih pada tahun 2011/2012.

"SMAN ULTRA"

Monday, 5 November 2012

MY PROFIL




          Nama saya Eko Sulistiawan, gue sekarang duduk di kelas XI IPA. Gue lahir di Air Itam, kab Muara Enim, Sumatera Selatan. Oh iya  gue lahir tanggal 1 Februari 1998. Hobby ku Sport and oline Game. My School is SMAN 1 Indralaya Utara. Alamat rumah ku no 26 Desa Gelumbang Kec. Gelumbang. Kab Muara Enim. Tipe cewek yang gue inginkan yang pastinya cantik, beragama islam baik, tidak terlampau cemburu. by the way gue punya cita-cita menjadi seorang dokter. 
          
         

Thursday, 6 September 2012

BERITA DUNIA : Islam Menjadi Agama Paling Berkembang di Amerika

Namanya cukup populer di kalangan lintas agama di Amerika Serikat. Bukan hanya karena ia imam Masjid Al-Farah yang hanya berjarak 12 blok dari gedung kembar World Trade Center (WTC) yang lumat dalam tragedi bom 11 September 2001. Tapi, lebih karena ia rajin menyambangi gereja dan sinagog untuk memberi ceramah tentang Islam. Demikian pula, ia kerap tampil dalam siaran-siaran radio dan televisi di Amerika untuk meluruskan salah persepsi dan pandangan bias terhadap Islam. Pada 1997, ia mendirikan ASMA (American Sufi Muslim Association) Society, sebuah organisasi nirlaba bidang pendidikan dan kebudayaan Islam. Lalu, setelah peristiwa 11 September, ia memimpin Cordoba Initiative, sebuah gerakan lintas iman yang berusaha memperbaiki hubungan Dunia Islam dan Amerika. Pria berdarah Mesir yang lahir di Kuwait dan mulai tinggal di Amerika sejak usia 17 tahun ini juga tercatat sebagai pengurus One Voice, sebuah kelompok yang bertujuan membangun perdamaian antara bangsa Israel dan Palestina. Belum lama ini, karyanya yang berjudul What's Rights with Islam: A New Vision for Muslim and The West diterbitkan dalam edisi Indonesia oleh penerbit Mizan. Ia melontarkan semacam pendekatan baru untuk membangun saling pengertian di antara umat beragama. Wartawan Gatra Erwin Y. Salim, Basfin Siregar, dan fotografer Tresna Nurani berkesempatan mewawancarai Imam yang bicaranya sangat halus ini. Berikut petikannya: Berapa jamaah masjid Anda? Sekitar 400 orang tiap salat Jumat. Tapi, karena masjid kami kecil, kami melakukan dua kali salat Jumat. Ini mulai kami lakukan sejak dua tahun lalu karena jamaah makin banyak. Salat Jumat pertama mulai pukul 13.00 siang, selesai 13.40. Setelah itu mulai shift kedua dari pukul 13.40 sampai katakanlah 14.30. Khotbah pertama biasanya singkat, 10-15 menit, sedangkan yang kedua sampai setengah jam. Saya biasanya berkhotbah di shift kedua. Bagaimana kondisi muslim di Amerika pada awal tinggal di sana? Waktu itu komunitas muslim di Amerika sangat sedikit. Mungkin hanya beberapa ratus ribu. Tapi sekarang muslim Amerika diperkirakan lebih dari 7 juta orang. Islam sekarang menjadi agama yang paling berkembang di Amerika. Waktu itu tidak banyak orang Amerika yang percaya pada agama. Tapi sekarang mereka kembali ke agama. Mereka sekarang lebih serius memandang agama. Anda pernah merasakan sikap curiga Barat? Terkadang, ya. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, orang berubah. Generasi muda di Amerika saat ini tidak memiliki sikap seperti pendahulu mereka. Para kakek mereka melihat orang muslim secara berbeda. Tapi generasi muda tidak. Memang benar orang Barat melihat kami dengan pandangan berbeda. Tapi sekarang sudah berubah. Saya pernah memberi kuliah di Texas dan bertemu dengan remaja Amerika Latin yang bercerita bahwa kawan baiknya adalah remaja Pakistan dan ia sering mendengar tentang Islam dari keluarga itu. Apakah banyak orang Amerika menganggap Islam teroris? Setelah tragedi WTC, tentu ada ketakutan terhadap terorisme. Memang masih ada yang menganggap muslim sebagai teroris. Tapi ada juga yang tidak. Salah satu tugas kami adalah menjelaskan bahwa kami bukan cuma teroris, tapi juga menjelaskan mengapa itu terjadi. Dalam ceramah saya di hadapan anggota Kongres dan Senat, saya bilang, banyak umat Islam marah kepada Amerika karena politik luar negerinya. Karena itu, Amerika harus mengubah politik luar negerinya. Amerika tidak memperlakukan dunia Islam secara benar. Ini adalah hal mendasar. Konflik ini bukan karena karena agama. Ini karena hal-hal lain seperti ekonomi dan sebagainya. Sekarang makin banyak anggota Kongres yang tidak menyukai pemerintahan Bush. Mereka ingin Pemerintah Amerika bersikap lebih baik terhadap dunia Islam. Mereka menginginkan dialog. Jadi, apa sebenarnya akar konflik Barat-Islam? Konflik Barat-Islam dipicu oleh tiga isu. Pertama isu politik, yakni Palestina, Irak, dan Afganistan. Yang terbaru Iran. Kedua adalah bagaimana media Barat menggambarkan Islam. Mereka lebih banyak menuliskan berita yang pro-Israel. Ketiga adalah perbedaan perilaku. Di Barat, orang percaya pada pemisahan antara gereja dan politik. Tapi, muslim tidak menyukai pemisahan itu. Muslim percaya bahwa negara harus mencerminkan nilai-nilai Islami. Bagaimana Anda menjembatani kesenjangan tiga area tersebut? Saya memimpin sebuah lembaga bernama Cordoba Initiative yang bertujuan memperbaiki hubungan Amerika dengan dunia Islam. Salah satu proyek kami adalah mengajak cendekiawan muslim untuk merumuskan ijmak modern, terutama dari para fuqaha (ahli hukum), tentang apakah ada negara Islam. Apa itu negara Islam dan bagaimana kita mendefinisikannya. Kami percaya, soal ada tidaknya negara Islam bisa didefinisikan secara operasional. Di Indonesia, misalnya, kami mengajak Syafii Maarif untuk terlibat ijmak negara Islam ini. Apa yang paling mengganggu Anda tentang umat Islam? Banyak. Satu hal adalah muslim memfokuskan pada ibadat -dan itu baik— tapi mereka tidak seimbang dengan fokus pada muamalat. Mualamat itu antara lain bersikap baik pada orang lain, jujur dalam transaksi bisnis, tidak menipu, tidak korup. Itu semua adalah mualamat. Kalau Anda lihat dunia muslim saat ini, hal itu agak kurang. Itu juga sebabnya muncul gerakan politik di kalangan muslim. Yang kedua, kita terlalu fokus pada islam, bukan pada iman. Padahal, kalau Anda lihat Al-Quran, tidak sekali pun Allah berfirman wahai orang-orang yang berislam. Selalu wahai orang yang beriman. Ini seakan-akan fokusnya adalah pada iman, pada hati. Kalau Anda perhatikan bahasanya, yang disebut pengikut sejati Rasul adalah al-mukminun, bukan al-muslimun. Muslim belum tentu mukmin. Kita masih berusaha agar menjadi mukmin. Dan saya merasa bahwa kita telah melupakan hal ini, kita mereduksi iman menjadi sekadar Islam. Itulah yang memprihatinkan saya. Berkaitan dengan kelompok esktrem, apa yang Anda lakukan? Saya berusaha mencari tujuannya. Saya percaya tiap orang menginginkan keadilan. Hal terpenting dalam hukum Islam adalah adallah, keadilan. Jadi, kalau dia mencari keadilan, bagaimana cara terbaik untuk mencapainya? Apakah mencari keadilan dengan main hakim sendiri, atau berusaha mengubah hukum? Orang menjadi radikal karena mereka frustasi dan tidak tahu bagaimana mengubah keadaan tanpa kekerasan. Pandangan Anda tentang terorisme? Apa itu terorisme? Seorang sejarawan militer Amerika mendefinisikan terorisme sebagai penggunaan orang sipil untuk tujuan politik. Itulah terorisme. Amerika memberlakukan sanksi terhadap Irak setelah Perang Teluk. Ketika Anda menghukum Saddam Hussein dengan menerapkan sanksi ekonomi, Anda menghukum rakyatnya. Sanksi itu menyebabkan depresi ekonomi. Orang-orang yang terkena dampak sanksi ini bukanlah Saddam Hussein atau orang-orang kaya, melainkan kelas menengah dan bawah. Kelas menengah jadi miskin, sedang kelas bawah kelaparan, tidak bisa berobat, hingga akhirnya meninggal. PBB mencatat, 1 juta warga sipil Irak meninggal akibat sanksi ekonomi sejak 1992. Inilah yang menyebabkan kemarahan dan akhirnya menimbulkan terorisme terhadap Amerika. Banyak orang Barat menggunakan istilah Islamist untuk menyebut teroris... Saya benci kata itu. Kata yang digunakan untuk menggambarkan terorisme itu justru melahirkan kenyataan. Ketika Anda menggunakan istilah teroris Islam, Anda melahirkan kenyataan itu. Ini juga alasannya mengapa saya menolak Islamisasi. Karena ketika Anda mulai memperkenalkan perbankan islam, secara otomatis ada juga istilah terorisme Islam. Kalangan muslim tradisional tidak menggunakan kata itu. Saya jadi ingat teman saya, orang Malaysia, yang suka makan nasi padang. Dia datang ke padang dan mencari nasi padang, tentu tidak ada, karena semua nasi di sana adalah nasi padang. Jadi, ketika kita menggunakan terminologi Islamic, kita menggunakan sudut pandang nonmuslim. Para teroris memandang bom bunuh diri sebagai jihad. Komentar Anda? Ada dua jenis jihad. Jihad pertama adalah berperang, jihad kedua adalah melawan hawa nafsu. Nabi berperang hanya bila perlu dan tidak membunuh orang yang tidak bersalah. Tujuan Nabi bukanlah untuk membunuh seseorang, melainkan mengubah seseorang. Tidak ada otoritas apa pun, baik dalam Al-Quran maupun sunah, yang membolehkan membunuh orang tidak bersalah. Nabi juga tidak pernah menyetujui bunuh diri, dalam kondisi apa pun. Ada kisah tentang seseorang yang ikut berperang di sisi Nabi, lalu ia terluka hingga sekarat. Karena tidak tahan sakitnya, ia lalu bunuh diri. Nabi bilang, orang itu akan masuk neraka. Ini memang isu sensitif. Dalam soal ini, para ahli hukum memang berbeda pendapat. Ada yang mengatakan boleh, tapi mayoritas tidak sependapat. Saya termasuk pihak yang tidak boleh. Saya tidak menemukan dalil dalam Al-Quran maupun hadist yang membolehkan kita membunuh orang tidak bersalah. Pendapat Anda tentang Islam Indonesia? Indonesia adalah negara yang sangat penting dan juga populer di Amerika. Indonesia adalah negara muslim terbesar. Karena terbesar, Anda punya beragam tipe muslim. Anda punya pergerakan Islam di sini. Anda punya banyak lembaga pendidikan pesantren, bahkan pernah punya presiden dari kalangan pesantren. Temperamen muslim di Indonesia pun relatif menyejukkan. Saya pikir Indonesia akan memainkan perang penting